
Ory saat ini sudah 2 tahun lho, setelah 22 Desember kemaren ultah. Sekedar mengingat-ingat aja sih, sebab di keluarga kami nggak ada budaya pesta ultah. Bahkan kakaknya, Neena, yang besok 23 Januari ini mau 6 tahun, belum pernah punya pesta ulang tahun. Bukan apa sih, memang nggak seneng pesta-pesta macam itu. Ok, selamat ultah ya nak.
Lha, karena Ory dah 2 thn, mestinya disapih. Tapi, kayaknya mimiknya malah makin kenceng aja. Maunya sekalian disapih full, nggak usah bertahap, tapi nggak tau yah, kok uminya skr ni penginnya step by step aja. Dulu Neena nggak gitu, begitu 2 thn terus distop, paling nangis sehari dua, habis itu ya normal lagi, minum susu gelas. Tapi Ory lain, sebab dia nggak terlalu kuat minum susu gelas. Memang anak ini gak doyanan sama susu. Nasipun cuman sesendok dua sendok. Susah deh ma’emnya. Tapi…jangan tanya kalau makan krupuk, kates, makanan dari gandum..pokoknya bukan nasi. Kalau susu pun milih yg susu kedelai.
After all, alhamdulillah semua sehat. Abi dan uminya kebetulan juga nggak maksain anak-anak utk harus makan nasi, asalkan asupan nutrisi cukup, ya apapun boleh aja. Nah, mereka berdua tuh, termasuk uminya, paling doyan ma’em roti canai telur, dan kalau mau makan harus ke kedai mamak. Mamak adalah sebutan untuk orang India muslim di Malaysia. Kalau abinya sih senengnya order roti naan, dijamin wuaareg dan tonjo. Pernah kami mau buat roti canai sendiri, ehhehe, jadinya malah roti gosong hehehhe. Apalagi kami nggak ada wajan yg lebar, spt kalau mau buat martabak itu lho.
Pas abi praktek buat, jadinya bolong-bolong, soalnya memang susah memainkan ‘kain’ lembaran adonan kental itu. Mesti ada trik, tapi belum tau. Besok lah coba lagi.
Btw, selamat tahun baru untuk semua.
Wassalam